Mendukung Berjalannya Cabang Olahraga Triathlon Pada Asian Games 2018
Being the host for the Asian level sports championship is a source of pride for the Indonesian people. However, the poor quality of water required by the Triathlon sport threatens the running of the championship in Palembang. Neither party can solve the problem, so how does BIOS44 play a role?
Menjadi tuan rumah bagi gelaran kejuaraan olahraga tingkat Asia merupakan kebanggaan bagi bangsa Indonesia, khususnya Palembang yang menjadi salah satu kota yang menyelenggarakan cabang olahraga Triathlon. Sebagai cabang olahraga yang membutuhkan jumlah air yang besar, tentu kualitas air yang akan digunakan harus memenuhi standar kualifikasi kejuaraan olahraga.
Sangat disayangkan, pada saat itu perairan di daerah Palembang memiliki kualitas yang buruk, bahkan di bawah rata-rata. Segala upaya dilakukan oleh penyelengara Asian Games 2018 bahkan berbagai vendor pada bidang terakhir, namun hasilnya nihil. Kualitas air tidak mampu diperbaiki dan cabang olahraga Triathlon terancam dipindahkan ke kota lain.
Bpk. Kunto Arief Wibowo yang bertugas sebagai pengamanan kawasan dan penyelenggaraan Asian Games 2018 melihat masalah tersebut dan mengajukan permohonan tugas kepada Panglima untuk tidak hanya bertugas pada sektor pengamanan, tetapi juga penyelenggaraan Asian Games 2018.
Buruknya kualitas air yang akan digunakan sebagai sarana cabang olahraga Triathlon pada Asian Games 2018, membuat dirinya ingin melakukan uji coba larutan BIOS44 pada perairan di Palembang. Tidak disangka, kerja kerasnya selama kurang lebih seminggu memberikan hasil positif dan menetralkan perairan sedalam 15 Meter sepanjang 1,5KM standar yang dimiliki Asian Games 2018. Sehingga BIOS44 menjadi satu-satunya solusi dalam penyelesaian masalah perairan, diantara pengembang lainnya yang telah menyerah.